Menurut Kantor Berita ABNA, DCGI menyatakan, karena adanya laporan kecacatan, anafilaksis, dan komplikasi parah lainnya setelah vaksin Pfizer disetujui di beberapa negara lain, vaksin tersebut telah ditolak.
DCGI sejak akhir Desember 2020 setidaknya tiga kali memberi kesempatan kepada Pfizer untuk mendatangi panggilan komite khuuss dan memberi bukti yang cukup untuk pengesahan vaksin, namun demikian perusahaan ini menolak hadir.
Meningkatnya efek samping dari vaksinasi vaksin Pfizer telah mempertanyakan keamanan vaksin buatan Amerika ini.
Selain Amerika, sampai saat ini berbagai negara melaporkan efek samping setelah mendapat suntikan vaksin Pfizer.
Sampai saat ini puluhan orang di Amerika, Norwegia dan Spanyol meninggal dunia setelah mendapat suntikan vaksin Pfizer.
342/